Sumber gambar: http://wikipedia.com |
Judul: Iljimae
Sutradara: Lee
Yeong-seok
Pemain utama:
-
Lee
Joon Ki sebagai Iljimae/Yong
Wo/Gyeom
-
Park
Shi Hoo sebagai Ja
Dol/Shi Ho
-
Han
Hyo Joo sebagai Eun
Chae
-
Lee
Moon Shil sebagai Sew
Dol
‘Iljimae’ dalam bahasa Korea berarti
‘Setangkai Bunga Mae Hwa’ (‘Il’ = satu, ‘Ji’ = cabang/tangkai, ‘Mae’ = bunga Mae Hwa). Nama Iljimae kemudian
dipakai oleh seorang pemuda keturunan bangsawan pada masa dinasti Joseon,
Korea, yang aslinya bernama Gyeom. Istilah ‘Iljimae’ memiliki sejarah yang
berkaitan dengan masa kecil Gyeom. Di halaman rumah Gyeom terdapat banyak pohon
bunga Mae Hwa. Di bawah pohon inilah Gyeom
menghabiskan masa-masa bahagia bersama keluarganya dan di bawah pohon ini juga
ayahnya dibunuh di depan matanya. Lee
Won Ho, ayah Gyeom difitnah sebagai pemberontak terhadap raja Joseon yang
memerintah pada masa itu. Nasib membawa Gyeom menjalani hari-hari yang berat
bersama keluarga miskin di sebuah desa, yang mengangkatnya sebagai anak dan
menyembunyikan identitas Gyeom sebagai anak lelaki Lee Won Ho. Gyeom berubah
nama menjadi Yong Wo.
Iljimae
adalah pahlawan berpakaian hitam dan bertopeng pembela rakyat atas kezaliman raja
beserta kroni-kroninya, yang berkuasa atas rakyatnya yang menderita dan
kelaparan. Iljimae kerap melakukan aksi perampokan di rumah-rumah pejabat
istana lalu membagi-bagikan hasil rampokannya pada penduduk miskin. Iljimae adalah
Robinhood-nya zaman Joseon. Bedanya, Iljimae melakukan aksi tersebut karena
dilatarbelakangi kisah balas dendamnya terhadap pembunuh ayahnya yang dilakukan
oleh sebuah kelompok bernama Jeonwoohoe.
Iljimae hanya mendatangi dan merampok di rumah para anggota Jeonwoohoe. Dalam setiap aksi perampokan
yang dilakukannya, Iljimae selalu meninggalkan lukisan ‘setangkai bunga Mae
Hwa’ sebagai penanda, di rumah-rumah yang dirampoknya.
Joenwoohoe
adalah nama kelompok yang terdiri dari enam orang pemberontak termasuk Lee Won
Ho, ayah Iljimae/Gyeom/Yong Wo. Kelompok ini diketuai oleh seorang lelaki yang
kemudian diangkat menjadi raja. Sayang sekali, hingga episode terakhir saya tidak
menemukan siapa nama pria yang ikut memberontak dan akhirnya menjadi raja
dinasti Joseon ini. Mereka menggulingkan raja sebelumnya yang bernama Gwang
Hae.
Ambisi
menduduki tahta yang begitu besar, membuat raja yang menggantikan raja
sebelumnya, gelap mata. Raja mendengarkan sebuah ramalan dari seorang peramal
buta bahwa di masa depan akan ada sebuah matahari lain yang bersinar sangat
cerah dan megah. Matahari yang dinanti-nantikan oleh rakyat Joseon. Akibat
ramalan tersebut, raja mulai membunuh satu persatu teman sekomplotnya dulu yang
sama-sama melakukan pemberontakan. Raja ini sangat paranoid, takut jika ada
yang ingin merebut tahtanya. Ketakutan yang bersembunyi di balik jubah
kekuasaannya dan para pembunuh yang setia dengannya. Perbuatan paling keji yang
dilakukannya adalah dengan membunuh anaknya sendiri. Raja berpikir,
jangan-jangan matahari yang dimaksud termasuk di dalamnya adalah anak kandungnya.
Padahal seharusnya anaknya yang akan meneruskan tahta kerajaan, hanya saja raja
tidak rela jika tahta tersebut direbut sebelum waktunya.
Bagi
masyarakat dinasti Joseon, raja dianggap sebagai matahari, pemimpin tertinggi
yang akan menerangi mereka. Dalam sejarah Joseon, jika ada dua ‘matahari’, maka
salah satunya harus mati untuk membuat ‘matahari’ satunya lagi tetap hidup dan
bersinar. Apapun cara akan ditempuh untuk melenyapkan ‘matahari’ satunya lagi. Cerita
tentang ini menjadi salah satu latar belakang cerita drama ‘The Moon that Embraces the Sun’ yang
pernah saya review di SINI.
***
Lee Joon Ki. Sumber dari SINI |
Sebenarnya,
saya sedang menonton drama terbaru Korea, ‘Arang
and the Magistrate’, yang juga berlatar belakang sejarah dan legenda
terkenal di Korea, namun saya mesti menunggu sampai drama tersebut selesai
tayang di Korea sono (mudah-mudahan nanti saya bisa membuat resumenya). Dari ‘Arang and the Magistrate’, saya
terpesona dengan akting sang aktor yang keren sekaliiiii... selain wajah
tampannya yang terlihat keren.
Drama yang disutradarai oleh Lee Yeong-seok ini memasangkan aktor Lee Joon Kin sebagai pemeran utama, yang sebelumnya sukses besar dengan perannya sebagai banci dalam film ‘The King and the Clown’. ‘The King and the Clown’ adalah salah satu film Korea yang membawa nama besar industri perfilman Korea ke kancah piala Oscar di tahun 2006. Film ini memecahkan rekor sebagai film terlaris Korea dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang sejarah perfilman Korea. Di negerinya sendiri, Lee Joon Ki menerima 10 penghargaan dari film tersebut. Sayang sekali, dalam Iljimae, Lee Joon Ki hanya menyabet dua penghargaan saja. Namun kemampuan akting Lee Joon Ki telah lama dilirik oleh industri perfilman Jepang. Lee Joon Ki terkenal di Jepang sejak bermain dalam film ‘Virgin Snow’di tahun 2007. Tak berlebihan rasanya jika saya mengatakan akting Lee Joon Ki semakin lama semakin memikat, hingga baru-baru ini (September 2012) Lee Joon Ki menerima penghargaan dari Jepang atas sebuah program televisi di Korea yang diproduksinya sendiri. Selain Lee Joon Ki, drama ini juga melibatkan aktor Park Shi Hoo yang kemudian menjadi populer setelah mendapat peran utama dalam drama ‘Princess Man’, serial Romeo dan Juliet versi dinasti Joseon, Korea. Peran Park Shi Hoo sebagai bangsawan baru melengkapi peran Lee Joon Ki sebagai preman pasar urakan.
Park Shi Hoo. Sumber dari SINI |
Komentar
saya tentang Iljimae:
- Ceritanya biasa saja, tentang pembunuhan
lalu balas dendam oleh anak yang dibunuh
- Terlalu banyak tokoh dalam cerita ini
sehingga membuat saya harus mengulang ke beberapa adegan sebelumnya untuk
memastikan kembali siapa sebenarnya tokoh tersebut. Saya tidak begitu hapal dengan
nama-nama Korea kecuali nama pemeran utama
- Meski berlatarkan cerita dengan intrik
politik pada masa dinasti Joseon setelah kejatuhan raja Gwanghae, cerita tetap
tidak lepas dari kisah cinta sang pahlawan rakyat bersama seorang putri
bangsawan, Eun Chae, yang ternyata anak salah seorang yang ikut terlibat dalam
aksi pembunuhan ayah Iljiame. Cerita ini sudah bisa ditebak sejak awal ketika
Iljimae kecil (Gyeom) bertemu dengan putri tersebut di bawah pohon bunga Mae
Hwa. Sayang sekali, saya tidak menemukan ‘chemistry’ antara keduanya. Tokoh Eun
Chae yang diperankan oleh Han Hyo Joo
sukses membuat saya tidak menyukai perannya. Saya memang belum pernah melihat
akting Han Hyo Joo di drama lainnya, tapi menurut saya, aktingnya di drama ini
terlalu dibuat-buat, kaku, dan sedikit jaim. Mungkin itu sebabnya saya tidak
menemukan chemistry antara Iljimae dan kekasihnya Eun Chae.
- Saya suka pelajaran pedang yang
diberikan oleh guru Iljimae yang bernama Kong He dan guru Shi Ho yang bernama
Chun. Shi Ho adalah saudara seayah dengan Iljimae, namun keduanya menerima ilmu
menggunakan pedang dengan cara yang bertolak belakang. Jika Iljimae mendapat
ajaran menggunakan sebagai untuk
menolong orang sementara saudaranya mendapat ajaran menggunakan pedang untuk
membunuh orang. Ini termasuk adegan yang saya suka; satunya memanah kelinci
dengan anak panah tumpul, satunya lagi menggunakan anak panah yang tajam
sehingga kelinci tersebut mati. Dua pelajaran yang berbeda membuat dua saudara
seayah ini saling bermusuhan di awal cerita.
Lee Moon Shik. Gambar dari SINI |
- Saya menyukai akting ayah angkat Iljimae
(Sew Dol) yang diperankan oleh Lee Moon Shik. Menjadi pria miskin dengan
menghidupi seorang anak angkat dan seorang perempuan yang sama sekali tidak mencintainya tidak membuat hidup Sew Dol patah
semangat dan berkecil hati. Pekerjaan sampingannya sebagai pencuri membuat Sew
Dol memiliki bakat besar menguasai trik-trik menipu si tuan rumah. Menariknya,
Iljimae mempelajari teknik-teknik mencuri pertama sekali justru dari Sew Dol. Peran
Lee Moon Shik justru menjadi menarik karena dia digambarkan sebagai lelaki
miskin, bodoh, polos, dan tak berdaya, tetapi memiliki hati yang mulia terhadap
seorang anak yang bukan anak kandungnya. Kematian Sew Dol sebagai kematian orang
kesekian yang berarti dalam hidup Iljimae sehingga menjadi alasan kuat bagi
Iljimae untuk menuntut balas kepada penguasa.
Menariknya, ini bukan
pertama kalinya Lee Moon Shik beradu akting dengan Lee Joon Ki. Sebelumnya
mereka pernah dipertemukan dalam drama ‘101st
Proposal’ dan film ‘Fly Daddy Fly’.
Keduanya tayang tahun 2006.
- Adegan yang paling mengharukan buat saya
adalah ketika Iljimae harus menyaksikan kakak kandungnya mati di tiang
gantungan setelah Iljmae gagal pada percobaan memotong tali gantungan. Iljimae
terpaksa menyaksikan kakaknya mati di tiang gantungan dan tidak bisa berbuat
apa-apa demi menutupi identitas aslinya saat Iljimae menjadi buronan kerajaan.
Adegan mengharukan lainnya adalah saat Iljimae dibunuh oleh raja di tempat yang
sama saat raja membunuh ayah Iljimae sambil menatap langit dan
memanggil-manggil ayahnya. Iljimae terlihat begitu menikmati proses
kematiannya.
- Iljimae menjadi cerita yang tidak biasa
karena endingnya yang cantik. Karena ini cerita dengan motif utama balas
dendam, awalnya saya pikir ending cerita akan berakhir membosankan seperti ini:
Iljimae membunuh raja setelah semua
pengikutnya dibunuh, menikah dengan Eun Chae, berdamai dengan Shi Ho, dan hidup
bahagia selamanya. Ternyata, penulis skenarionya tidak segampang itu membuat
ending. Saya mungkin termasuk satu di antara ribuan orang yang gemas dengan ending
terbuka seperti ini dan bertanya-tanya serta mereka-reka sendiri, Iljimae hidup
atau mati? Baiklah, saya menerka dia hidup karena beberapa tahun setelahnya,
nama Iljimae masih dibicarakan dengan aksi-aksi pencurian yang dilakukannya.
Hanya saja, Iljimae setelah ending adalah Iljimae yang berbeda dari sebelumnya.
Dia seperti bayangan dan tak ada seorangpun yang tahu keberadaannya.
Secara
kesulurahan, Iljimae merupakan drama yang layak tonton jika anda menyukai
cerita dengar latar belakang Saeguk dari versi rakyat jelata. Saya memberikan 3
bintang untuk cerita plus akting para pemain, serta setengah bintang lagi
karena ada aktor Lee Joon Ki di dalamnya :D
21 comments
Write commentsWuahhhhh ngomongin drama korea bisa sepanjang ini kak Eqi? Nufus juga suka tapi nggak terlalu hafal aktor-aktornya.... tampan sih mereka tapi tetep lebih tampan tiga lelaki di rumahku he..he...
ReplyBtw ceritanya mirip si Pitung juga ya :D tapi latar belakangnya berbeda.
Wedew .... yang ini nge-jleb banget mbak: aktingnya di drama ini terlalu dibuat-buat, kaku, dan sedikit jaim.
ReplyAdduuhh .. koq bisa yaa :D
Review film asing harus rajin me-rewind ya mbak Ecky, supaya keutuhan ceritanya nangkap dengan baik. Salut buat mbak Ecky :)
Itulah mbak niar, aku kalo mereview tokoh terlalu subjektif, hahaha..apalagi ini tokoh yang baru pertama kali aku lihat aktingnya. harusnya gak boleh gitu. Minimal aku udah pernah lihat akting dia di film atau drama-drma lainnya sehingga bisa menjadi perbandingan tentang bagus nggaknya akting si tokoh utama perempuan.
ReplyHarusnyaaaaa, xixixi...
Nufus:
Replykalo menurut baca-baca sih, mirip cerita Robinhood ya. Apakah mirip juga dengan si Pitung? wah, udah lupa saya cerita si Pitung, hihihi...
Saya juga, biar kata si Oppa Lee Joon Ki entu ganteng habis, tetap lebih ganteng dua pria di rumah saya :D
whuaaa.. komplit :D
Replysatu yang menurut saya susah. menghafal nama-nama mereka ..
hehehe
wuaaaa.. drama korea identik dengan aktor/aktrisnya :D
Replysaya kurang suka, tapi tak apalah kalo dipaksa, haha
salam
Mbak Hana: saya dulu juga gitu mbak. Susaaah sekali menyebut nama mereka. Tapi begitu menyukai satu film atau drama, dan suka dengan akting aktor/aktrisnya, langsung bisa ingat nama mereka. tapi eh, ternyata lebih susah menyebut nama orang Thailand lho mbak. Nama mereka udah panjang, kadang double huruf mati lagi lagi. Lebih mudah menyebut nama orang Korea jadinya, hehee..
ReplyMas Ari: Wah, ada kunjungan tamu. Terima kasih atas kunjungannya mas ari. Saya lihat blog ini dari blognya bang Dmilano.
Soal drama korea, duluuuuu saya juga begitu. Saya pikir sama seprti drama-drma Indonesia, tapi setelah melihatnya pertama sekali, ternyata beda sekali. Pantes jika korea sekarang booming dengan K-Pop nya :D
Masih terus belajar untuk menyebut nama dengan menggunakan bahasa Korea dengan benar. Entah samapai kapan lancarnya nih Mba.
ReplySukses selalu
Salam Wisata,
Hahhaaa..kalo saya lebih tertarik sama budayanya dan sikap kerjakkeras mereka mbak. Kalau soal nama, saya baru akan mudah nyebutnya jika saya nonton film atau dramanya. Apalagi kalau yang berkesan, serasa mudah nyebut nama-nama korea itu, hahaa...
ReplyThank atas kunjungannya mbak :)
seharusnya park shi hoo yang jadi pemeran utamanya. soalnya suka dengan dia sih
ReplySaya jug suka dengan Park Shi Ho. apalagi setelah menonton Cheongdongdam Alice. tapi, saya lebih suka Lee Joon Ki sih, hehehe...
ReplyAku 2th baru bisa move on dari iljimae...
ReplyOhya? kenapa bisa begitu? saking cintanya sama Iljimae-kah? :D
ReplyWah aku juga penggemar berat film korea,... Il Ji Mae emang bagus banget... ada lagi yang bagus Warior Baek Dong So. di :LBS Korea
ReplyAku malah belum nonton Warrior Baek Dong So mbak :D
ReplyAku belum penah lihat drama ini... lain kali deh kalo internet lancar coba streamning hehe
Replybaru liat komentarnya. kenapa bukan park shi ho jadi aktor utamanya? lee jun ki pada saat itu adalah aktor senior. shi ho masih hobae. lee jun ki sendiri merupakan aktor yang kalau bagian saeguk dia sangat menguasai. lagipula dalam review diatas di sebutkan tentang king and the clown. kalau orang tahu bagaimana sangat berhasilnya film itu di korea dan mengangkat nama lee jun ki sendiri sebagai aktor terbaik maka sebenarnya shi ho di sini di pakai di iljimae untuk menaikkan karirnya. dan memang setelah iljimar park shi ho banyak di lihat para insam perfilman korea dan akhirnya bisa menyamai kepopuleran lee jun ki sendiri walau akhirnyashi ho sendiri harus jatuh karena masalah kekerasan seksualnya yang beberapa waktu kayaknya. lalu masalah pemeran yang kaku, memanh hyo joo itu aktingnya memang kurang bagus diantara para pemain yang lain.
ReplyHai Dee Diana, maaf, baru lihat komennya juga :D
ReplyDengan semua yang kamu bilang, saya setuju. Pada waktu Iljimae dibuat, Park Shi Ho baoleh dibilang belum gilirannya mendapat peran utama. Kalo saya bilang sih, dia baru mau mulai naik daun (ulat kaleus naik daun :D) tapi belum sejauh itu. Pada saat Iljimae, Lee Joon Ki masih di atas Park Shi Ho, jadi wajar dooong jika Lee Joon Ki yang jadi pemeran utamanya. Nah, setelah main di Princess man, barulah Park Shi Ho yang naik. Gitu kira0kira mb Etha :D
Lagipula, kita kan tidak bisa memaksakan harus si anu atau si ono yang kita suka untuk menjadi pemeran utama di sebuah drama atau film. Kru film pasti lebih tau lah dari kita, mereka pasti punya pertimbangan yang sesuai dengan suasana prfilman di sana
Duhh pdhl suka ma han hyo joo tp didrama ini dia baru yaa makanya ada yg bilang jelek?? Tahun ini drama dia bersaing ma drama junki ahihihih tapi masih bagusan drama W krn pemeran utamanya sama2 cakep aktingnya..
ReplyDiawal tahun 2018 baru pertama kali aku nonton drama lee jung ki sampe abis. Ga tau kenapa ga pernah dapet "feel" peran2 dia sebelumnya. Ini jg karena ada park shi hoo aja jd nonton. Tp drama park shi hoo yg aku suka jg cuman princess man sama my golden life sih :)) jadi bukan fans lee jung ki buka jg fans berat park shi hoo. Cuma pas di drama ini bener2 mengagumi mereka berdua. Panteslah kalau mereka populer. Harus diakui acting Lee Jung Ki jauh diatas Park shi hoo. Tapi ada sesuatu didalam Park shi hoo yg buat betah liat dia bagaimanapun perannya. Dan salut, setelah kejadian yg menimpa dia (terlepas dia benar ataupun salah), dia mampu bangkit lg. Sungguh luar biasa.
ReplyIljimae, endingnya,.menurutku Iljimae yg asli mati, namun muncul penerus2 Iljimae yg sama spiritnya seperti Iljimae
Han hyu joo actingnya sudah bagus menurutku. Sesuai dengan perannya disini. Lembut, tenang, dan pintar. Beda sama bong soon, brisik dan norak ..!!! Ya itu cuma pendapat saya saja yah...
Download Dear My Friend Sub Indo
ReplyDownload Dear My Friend Sub Indo
Download Dear My Friend Sub Indo
Download Dear My Friend Sub Indo
Download Dear My Friend Sub Indo
Download Dear My Friend Sub Indo
ConversionConversion EmoticonEmoticon