Kapan Kita ke Bandung?

Gedung Sate. Sumber: id.wikipedia.org


Di antara semua ibu kota provinsi di pulau Jawa, hanya Bandung dan Serang dua kota yang belum pernah saya jejaki. Lima belas tahun lalu ketika saya melalukan perjalanan darat yang laaama dan paaanjang dari ujung Sumatera ke Indonesia bagian tengah di Lombok, saya sempat melewati dan singgah di beberapa kota besar di Pulau Jawa; Jakarta, Semarang, dan Surabaya. Lalu tahun lalu saya punya kesempatan ke Jogja, bukan sekadar yang singgah sebentar, tapi perjalanan ke Jogja tahun lalu itu adalah benar-benar perjalanan mengeksplor kota Jogja sampai puas.

Saya berharap bisa menjejak di semua kota di Pulau Jawa setelah Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Jogjakarta. Kota berikutnya apalagi kalau bukan si kota kembang, Bandung. Dari sejak saya sekolah dulu, Bandung sudah sedemikian terkenalnya. Mulai dari mengetahui kampus populer seantero Indonesia seperti ITB atau UNPAD, pusat fashion paling murah di Indonesia, Lembang, sampai ke tempat nongkrong paling hits sejak zaman dahulu kala sampai sekarang yaitu Jalan Dago dan Braga. Jika membaca fiksi-fiksi dengan latar belakang Kota Bandung, dua nama jalan itu paling sering dijadikan latar belakang cerita.

Rencana Perjalanan ke Bandung

Jika ada kesempatan ke Bandung nanti, saya ingin pergi dengan keluarga kecil saya, suami tercinta dan si bujang buah hati kami. Serunya pergi bareng suami adalah karena dia bisa menjadi fotografer pribadi buat saya. Kalau ke Bandung, wajib banget bisa punya foto-foto di spot-spot foto yang instagramable, dan suami adalah orang yang paling paham bagaimana memfoto saya dan dia paham banget apa mau saya saat mencari ide untuk konten selama melakukan perjalanan, hahaha.  Kalau ke Bandung, buat saya, tidak perlu muluk-muluk harus bisa mengunjungi semua tempat. Pilihannya haruslah tempat-tempat yang tidak–atau saat ini belum ada–ada di Aceh. Pilihan saya adalah:

1.         Gedung Sate, Jalan Dago, dan Braga
Rasanya ini tiga tempat yang ikonik banget di Bandung yang tak boleh dilewatkan. Gedung Sate itu cuma Kantor Gubernur gaes, tapi rasanya wajib banget berfoto di depan gedung ini karena namanya yang unik, lol. Lalu Jalan Dago dan Braga adalah dua tempat yang sering saya susuri di cerita-cerita, jadi saya ingin menikmatinya secara nyata.
  
2.         Taman Kota Tematik
Ini spot kekinian idenya Ridwan Kamil yang tak boleh dilewatkan di Kota Bandung. Idenya kreaitf, unik, dan inovatif. Rasanya menyenangkan bisa bercengkerama dengan keluarga di Taman Film dengan lapangan hijau yang asrinya itu.

3.         Keliling Kota Bandung di Atap Bus Bandros
Keliling pakai Bus Bandros alias Bandung Tour On Bus kayaknya  seru, saya membayangkan pasti akan berasa di London dengan bus merah bertingkatnya, lol. #IyaKeleus

4.         Menonton atraksi budaya
Saya penyuka pagelaran budaya, jadi saya pasti tidak akan melewatkan ragam atraksi budaya seperti orkestra angklung di Bandung.
  
Itu beberapa agenda saya di Kota Bandung nantinya. Semuanya memang berada dalam Kota Bandung karena saya bena-benar ingin mengeksplor Kota Bandung yang cantik itu, selain supaya lebih mudah menemukan penginapan dalam kota Bandung. Karena merencanakan perjalanan sendiri (bukan perjalanan dinas seperti ke kota lain) maka mencari penginapan juga mesti dilakukan sendiri. Untungnya sekarang itu nggak susah untuk mencari hotel. Dari hasil ceki-ceki hotel di Bandung di PegiPegi, ternyata sangat mudah menemukan hotel murah di Bandung, dan surprisingly itu banyaaak.  Yes, mudah dan murah harus menjadi pertimbangan saya dan keluarga. Kami berangkat dari Kota Banda Aceh lo, jadi kami harus mempertimbangkan banget soal biaya, lol.

Jadi kapan kita ke Bandung, Bang SS? #LirikBangSuami

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Latest
Previous
Next Post »

1 comments:

Write comments
Imron Fhatoni
AUTHOR
13 Oktober 2019 23.39 delete

Terus terang saya belum pernah ke Bandung. Mudah-mudahan ada kesempatan kesana.

Reply
avatar

Instagram @fardelynhacky