Wajan Kesayangan

Foto: koleksi Pribadi
Beberapa waktu lalu, saya di-tag sama teman untuk ikut kuis yang berhadiah, salah satunya, Kirin Non-Stick Wok Clarinet yang―sudah pasti­―dibuat oleh akun instagram Kirin dong ah. Kenapa saya langsung menyebut ke salah salah satu produk Kirin dan lebih lanjut kenapa saya sampai menuliskan ini, tak lain dan tak bukan karena saya adalah pemakai produk Kirin. D rumah saya, ada dua produk Kirin, yaitu rice cooker dan Kirin Non-Stick Wok Clarinet. Biar nggak belibet, produk Kirin Non-Stick Wok Clarinet saya sebut wajan saja ya―karena bentuknya seperti wajan, meskipun jarang saya gunakan untuk menggoreng ikan.

Di antara dua produk Kirin di rumah saya, sayangnya saya cuma kepincut sama wajannya doang, rice cooker-nya enggak. Kedua produk Kirin tersebut kami miliki secara tak sengaja, asal pilih saja, bukan karena kami pengguna loyal, lol. Ketaksengajaan yang ternyata memberikan nuansa yang berbeda. 

Rice Cooker Kirin dibeli oleh suami saya, SS, tanpa sepengetahuan saya―karena waktu itu saya sedang tidak di Banda Aceh. Rice cooker kami yang lama sudah tua dan nasinya cepat menjadi basi ketika dimasak. Pulang-pulang, saya lihat udah ada rice cooker baru. Tapi kok ya saya kurang sreg sama mereknya. Tapi ya sudahlah, saya nikmati saja hidup ini. Lama-lama, rasa kurang sreg yang dulu pernah ada akhirnya terbukti jua. Kecepatan menanak nasinya kalah jauh dibanding rice cooker dari Korea yang terkenal itu. Masa menunggu nasi masak (jika dimasak banyak nyaris penuh) bisa sampai 2,5 jam? Kzl kan jadinya. 

Kembali ke topik tentang wajan Kirin (seperti gambar di atas). Nah kalau yang ini, justru sayalah yang dengan sadar membelinya. Targetnya waktu itu memang mau beli wajan, kalau bisa bukan merek Kirin. Lha kok ya akhirnya kebeli juga tuh wajah yang merek Kirin? 

Ceritanya, waktu itu saya  sedang berada di toko Istana Kado bareng suami dan anak. Tokonya dekat dengan pusat kota Banda Aceh dan pusat segala perbelanjaan ini itu. Bukannya mengabaikan fakta bahwa belanja online lebih praktis, tapi karena saat itu kami memang sedang berada di pusat kota, ya sudah cuus ke Istana Kado.  Penginnya beli wajan yang agak bagus dikit, yang ada tutup kacanya, agak mahal dikit tapi jangan yang mahal-mahal amat. Bingung, kan? Banyak sekali maunya, tapi kontradiksi sekali. Pengin beli barang lain, mixer misalnya, tapi saat ini belum punya pos dana ke sana. Ditambah dapur kami belum selesai disulap menjadi dapur cantik, ya sudahlah, akhirnya cuma lihat-lihat harga mixer doang. 

Entah Istana Kado sedang kekurangan stok atau gimana, wajan yang agak lumayan dan memenuhi kriteria keinginan saya hanya wajan merek Kirin ini. Tapi aku kan pernah nggak sreg bang sama produk merek Kirin! Sempat maju mundur antara beli atau enggak, akhirnya terbeli juga. 


Dan, setelah saya memakai produknya, ketakutan saya, misalnya takut produknya mengecewakan, tidak terbukti. Sebaliknya, saya merasa sangat puas memakai wajan bertutup kaca ini. Sekarang, memasak jadi lebih cepat karena tutupnya yang rapat dengan sedikit lubang udara di atasnya. Masakan yang ditutup dengan baik akan membuat bahan makanaanya jadi cepat empuk. Masak kari daging atau ayam kampung atau ayam merah yang kerasnya na’uzubillah itu, sekarang tidak pakai lama lagi. Trus tutupnya juga tidak perlu sering-sering dibuka, kan bisa diintip saja kapan perlu dibuka. Paling asik kalau masak rendang, cukup buka sesekali saja. Santannya cepat mengental, dagingnya juga cepat empuk. Yang lebih penting, kuah rendangnya nggak lompat-lompat lagi ke muka.


Ukurannya cukup besar dan agak dalam. Bisa dipakai memasak untuk menu kenduri, haha. Bentuknya yang elegan dan berat, sering disalahartikan seperti wajan yang mahal itu tuh, Chef Series Casserole Pan-nya Tupperware. Beneran pernah disangka tetangga kalau wajan saya itu wajan Tupperware. Alamak, awak belum mampu beli wajan Tupperware yang mahal sekali itu. 


So far, saya puas banget pakai wajan ini. Lumayan mengobati kekecewaan saya sama rice cooker-nya. Haha.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Previous
Next Post »

4 comments

Write comments
Windi Teguh
AUTHOR
24 Oktober 2017 15.17 delete

wajanku ga bermerk tp enak banget ga lengket. punya untuk goreng telur yg penggorengan kecil merk maxim gambar hello kitty hahahah.

ya sudlah drpd aku komen ngawur, aku ga ngerti wajan hahahah

Reply
avatar
26 Oktober 2017 08.02 delete

wahahaha.. akhirnya sang wajan pun nampil disini.. ini saya Arigetas Bu, khilaf bikin blog kedua.. hahaha

Reply
avatar
27 Oktober 2017 15.27 delete

Mulia Wajan karena di dapur :))

Reply
avatar

Instagram @fardelynhacky