Aku dan Kenanganku Bersama Komik


Semalam ketika pergi ke kawasan gerbang 108 kampusku (di bagian luar kampus), aku melewati sebuah tempat penyewaan bacaan. Terdapat banyak sekali komik di situ. Ada banyak orang di dalamnya.  

Sebetulnya sudah beberapa kali aku melewati tempat tersebut tetapi aku belum pernah mencoba untuk masuk. Bukan apa-apa, aku takut kecewa. Pasti komik dan bacaan di situ semuanya dalam Bahasa Thailand. Sewaktu aku masih tinggal di luar kampus, aku tinggal di sebuah apartemen berlantai lima. Kebetulan pemilik apartemenku adalah seorang pemilik sebuah usaha penyewaan bacaan, dan dia membuka usaha tersebut di lantai satu apartemennya. Pada awalnya aku senang sekali bisa tinggal di apartemen dengan tempat usaha penyewaan bacaan di bawahnya, tetapi kemudian aku kecele setelah mendapati kenyataan bahwa semua bacaan di situ adalah dalam abjad Thai.

Dan tempat penyewaan bacaan yang aku lewati semalampun begitu juga adanya. Sedikit kecewa, tetapi ya sudahlah. Toh, di tempat kita juga begitu kan? Pasti rental-rental buku kita juga menyediakan buku-buku dengan Bahasa Indonesia.

 Oh, kau boleh mengatakan aku payah karena sudah tinggal lama di negeri seribu pagoda ini, aku tidak bisa membaca abjad Thai. Ya, aku bahkan buta sama sekali dengan abjad Thai. Judme me payah, silakaaaan. I don’t care, hahaa :p

Perjalananku semalam melewati sebuah tempat penyewaan bacaan yang penuh dengan komik itu, mengingatkanku akan ‘kegilaanku’ lebih dari 15 tahun lalu; berburu komik Jepang!
***

Aku kenal komik sejak SMP tetapi baru  rajin membacanya ketika sudah kuliah di Banda Aceh. Yak, telat memang. Sudah tahu komik lama sekali tetapi baru rutin membacanya justru ketika kuliah (tahun 1998 ke atas). Komik yang aku baca waktu itu adalah komik-komik yang terbit antara tahun 80-an dan 90-an semacam Candy-Candy dan kawan-kawannya, yang mana aku seharusnya sudah membacanya saat masih SMP dulu :D  Bukan apa-apa, dulu kami tinggal di kampung. Toko buku tidak ada, satu-satunya sumber bacaan adalah perpustakaan sekolah yang bukunya bisa dihitung dengan jari. Itupun buku pelajaran semua.

Waktu  kuliah, aku ketemu dengan teman yang komik mania abis. Wah, pas sekali. Ketemu teman seperti dia, serasa ketemu jodoh yang lama dinanti-nanti :D Dan temanku ini, tahu banyak tempat-tempat penyewaan komik di Banda Aceh, bahkan sampai ke daerah-daerah yang tak terpikirkan olehku di situ ada penyewaan komik saking tempatnya di sudut-sudut kota. Dialah yang membawaku menjelajahi sudut-sudut kota Banda Aceh untuk… berburu komik, hahaa… *sebuah perburuan yang aneh!? :v*
Candy-Candy
Oh, jangan dikira karena dulu aku suka ngikut dia ke sudut-sudut kota, kemudian aku menjadi hapal seluruh kota Banda Aceh. Hohoho…salah besar. Bahkan sampai sekarang, aku kadang masih suka bingung dengan jalan-jalan di Banda Aceh, untuk kawasan-kawasan tertentu. Apalagi kalau bawa motor sendiri, masih suka tersesat dan bingung sendiri *tepokjidat.

Lanjut…

Komik-komik yang dulu aku  suka   adalah komik-komik yang girly banget, komik romance-lah seperti Candy-Candy, Topeng Kaca, Yokohama, Little Newyork, Pansy, Popcorn, dan buanyaaaaak lagi. Kalau lagi liburan kuliah, maka dimulailah perburuan kami. Kenapa aku sebut perburuan? Karena begini, kalau misalnya meminjam satu judul  dengan seri yang nggak lengkap, rasanya nggak seru. Misalnya, komik berjudul Cinta ada 30 seri (judul hanya contoh). Pas ke penyewaan A, adanya cuma 22 seri. Komik Aku Sayang Kamu ada 25 seri tapi adanya cuma 10, meski tidak lengkap, tetap diambil semuanya di penyewaan A. Maka untuk seri selebihnya, mulainya hunting ke berbagai penyewaan lainnya. Dicari sampai lengkaplah pokoknya. Sering suka dapat yang lengkap sehabis usaha hunting ke sana ke mari, tetapi sering juga nggak dapat :v Bukan apa-apa, kalau membacanya kemudian nggak sampai ending, itu kayak orang mati penasaran. Arwahnya akan gentayangan, LOL *halah, kok malah horor ini*  
Aku tidak ingin melepaskanmu!
Lebih baik waktu berhenti seperti ini!
Untuk selamanya... LOL.

Komik-komik Jepang tersebut meninggalkan kesan tersendiri buatku. Salah satu kesannya adalah aku pernah jatuh cinta pada salah satu tokok komik dan membayangkan akan mendapat suami seperti tokoh komik tersebut. Gila, kan? LOL.

Begitulah masa-masa yang penuh hao-hao itu :D

Sekarang, aku sudah jarang membaca komik, bahkan tidak pernah lagi. Bukan karena sudah tidak suka lagi, tetapi masa-masa perburuan dulu sudah berganti menjadi fase kehidupan lain. Orientasi bacaan pun sudah berubah. Tetapi aku tetap suka baca komik kok, kalau ada komiknya, hehee… Oh satu lagi, kalau komiknya kayak komik-komik Jepang terbitan 80-an atau 90-an ya, bukan komik terbitan  era sekarang. Tahun 2004 atau 2005, aku pernah dua atau tiga kali pergi ke beberapa tempat penyewaan bacaan di Banda Aceh dan melihat-lihat komik terbitan 2000 ke atas. Tetapi ternyata komik-komik terbitan baru berbeda dengan komik-komik Jepang jadul. Dari segi gambar kartunnya yang sudah berubah, ceritanya yang nggak asik lagi, bahkan ada yang sex-oriented story -_- Aku kurang suka.    

Kegiatanku membaca komik dulunya, kini sudah tergantikan dengan menonton drama Asia (Jepang, Korea, Taiwan, dan kadang China). Apalagi kalo drama tersebut adalah adaptasi dari komik. Wah, berasa sedang membaca komik deh, tapi versi hidupnya :D Makanya jangan heran kenapa aku suka menonton drama Asia, karena drama Asia, apalagi drama Jepang, itu komikal banget. Dan drama Asia itu benar-benar kayak komik. Kalau sudah habis ya habis aja, nggak akan dilanjutin serinya sampai ribuan episode kayak sinetron Indonesia -_-

Well, apa kau suka membaca komik temans?  Komik apa yang suka kau baca? Aku mungkin tidak membaca sebanyak bacaanmu, tapi aku bahagia pernah menjadi generasi pembaca komik Jepang :D
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Previous
Next Post »

51 comments

Write comments
Besty Utie
AUTHOR
26 Juni 2015 22.10 delete

Komik apa aja? Duh, yakin mau aku list nih Mbak :D Bisa 1 postingan loh... :p
Tapi candy-candy favorite bangett dulu jaman SD.. My first manga ^^

Reply
avatar
Dee An
AUTHOR
26 Juni 2015 22.14 delete

Dulu jaman SMP aku juga sering berburu komik di rental, mbak... Pulang sekolah pasti mampir dulu, nongkrong numpang baca komik... Yang jaga malah seneng kalo aku & temenku numpang baca komik di situ... katanya sekalian nemenin dia jaga rental.. Kalo ada komik baru pasti disimpenin dulu buat aku & temenku. Seneng bgt rasanya jadi first reader gitu :)

Reply
avatar
Dee An
AUTHOR
26 Juni 2015 22.15 delete

Ketinggalan... Dulu yang jadi langgananku komik kungfu boy :D

Reply
avatar
Dee An
AUTHOR
26 Juni 2015 22.15 delete

Ketinggalan... Dulu yang jadi langgananku komik kungfu boy :D

Reply
avatar
Dee An
AUTHOR
26 Juni 2015 22.15 delete

Dulu jaman SMP aku juga sering berburu komik di rental, mbak... Pulang sekolah pasti mampir dulu, nongkrong numpang baca komik... Yang jaga malah seneng kalo aku & temenku numpang baca komik di situ... katanya sekalian nemenin dia jaga rental.. Kalo ada komik baru pasti disimpenin dulu buat aku & temenku. Seneng bgt rasanya jadi first reader gitu :)

Reply
avatar
26 Juni 2015 22.20 delete

aah.. saya suka sekali baca komik.. sayangnya saya gak modal jdnya baca di website2 komik terjemahan para fans..^^'

saya lg seneng bgt dgn komik Monster.. ceritanya seru.. bahkan sdh dibuat versi animenya..

Reply
avatar
26 Juni 2015 23.30 delete

Candy-candyyyyy..... juga masuk favoritkuuuu mbak :ng

Reply
avatar
26 Juni 2015 23.35 delete

Aku malah telat jadi pembaca komik mbak. tapi yang penting udah jadi bagian dari pembaca komik lah ya, hahaaa

Reply
avatar
26 Juni 2015 23.36 delete

Kalo aku kurang suka baca yang di website2 itu mbak, kayak kurang seru, lama kali buka tiap halamannya :D
Aku kalo horor kurang suka mbak, penakut soalnya, hihiiii

Reply
avatar
Lusi
AUTHOR
26 Juni 2015 23.38 delete

Dulu nggak malu numpang nonton video candy2 di tetangga yg kaya

Reply
avatar
26 Juni 2015 23.39 delete

iya memang lama.. kadang kesel.. tp lg seru ya dijabanin jg ^^'

itu tentang bunuh2an.. masuk horor jg ya kayaknya..

Reply
avatar
27 Juni 2015 00.32 delete

hahaaa...Iya mbak, aku pernah gitu baca komik di website. Padahal pakai internet kampusku dulu, lumayan kencing, tapi buka halamannya lamaaa, maka dari itu bikin malas, wkwwkkk.. suka sih tetap suka, lha wong sama aja kayak baca komik berbentuk buku, cuma aku yang gak sabaran :ng
Wah, bunuh-bunuhan. Lumayanlah ya daripada hantu-hantuan ya mbak =D

Reply
avatar
27 Juni 2015 00.34 delete

Aku yang tontonan nggak sempat nonton mbak, nggak ada TV, hahaa
tapi dulu memang nggak tau malu sih dan malu-maluin juga, wkwkkwk

Reply
avatar
27 Juni 2015 00.38 delete

Waaah, cerita komik ya,kak. Jadi ingat hunting komik battosai. Komik jepang.haha

Reply
avatar
RedCarra
AUTHOR
27 Juni 2015 03.07 delete

Aku komik cuma baca 2: Candy Candy sama Kungfu Boy. Yang Kungfu Boy malah koleksi sampai jilid berapa itu ya? 50 kali :))) Tapi karena makin ke sini, makin ngga bagus akhirnya berhenti deh. Aku kapan itu berburu Candy-Candy di lapak buku bekas. 9 Jilid harganya udah ratusan ribu Waaaa ~ Pengin :)))

Reply
avatar
damarojat
AUTHOR
27 Juni 2015 07.19 delete

waaa...itu gambar yg kedua dulu bikin dunia saya berhenti mak. sampe nangis-nangis bacanya deh.

dulu saya baca kung fu boy, sailor moon, conan,.candy-candy, yokohama, rose of versailles yg bikin ya ampun banget. sempat naksir oscar juga padahal dia aslinya cewek. trus komik lepas yg horor2 gitu.

dulu pinjam di peminjaman paling tenar sejagat jogja *lebay* namanya Putri Solo. pokoknya dibela-belain ke sana meski jauh. kadang sama teman juga trus tukeran.
seru deh!

Reply
avatar
27 Juni 2015 09.18 delete

Aku sampai sekarang masih suka baca komik :) dulu juga banyaaak banget komik terutama yang punyanya Fujiko F Fujio. Itu yang di tokopedia ada yang jual komik Ninja Hattori satu set naksri banget aku huhuhuhu

Reply
avatar
Haya Nufus
AUTHOR
27 Juni 2015 10.21 delete

Dulu, di belakang IAIN (UIN) Ar-raniry ada kios rental komik.. kiosnya mirip kios yang jual-jual minuman ringan dan snack gitu... komik-komik lama yg kertasnya juga sudah menguning :D Nufus beberapa kali sewa di sana bahkan ikut bikin kartu anggota ^^

Terus dulu di daerah Lambhukk juga ada kios rental.. nggak cuma komik tapi novel-novel juga banyak. Pertama kali dapat novel Lord of the Ring di situ.. Lupa tapi nama rentalnya apa..

Nufus suka komik yang seri misteri dibanding seri cantik.. Suka yang horor dibanding yang romantis hehehe..

Reply
avatar
Zulfa
AUTHOR
27 Juni 2015 11.58 delete

Si kecil Najin sekarang suka Komik gegara film Doraemaon. Jadinya dia pingin baca komik, lumayan bisa buat pancingan biar suka baca buku

Reply
avatar
27 Juni 2015 12.09 delete

Wah, belum pernah dengar aku komik Battosai. Itu judul komiknya ya Mursal?

Reply
avatar
Ila Rizky
AUTHOR
27 Juni 2015 12.13 delete

Aku suka komik yang Conan. Kita beda zaman ya, mba. Hihi. Kalo Candy-candy malah aku ga tahu gimana ceritanya. Kalo sailormoon tahu. :D

Reply
avatar
27 Juni 2015 12.13 delete

Kungfu Boy aku nggak baca Carra, soalnya gak suka komik silat siiiiih, hahahaaaa... Tapi aku suka novel silat :D
Aku kalau mengoleksi komik, kebetulan gak ngoleksi (untung gak, kalau gak udah kena tsunami). Bukan apa-apa, udah keenakan sewa aja, hahaa... Sekarang kalo kangen baca, mau beli udah mahal yaaa =(

Reply
avatar
27 Juni 2015 12.14 delete

Aku malah gak pernah baca Conan mak *gubraks |o|

Reply
avatar
27 Juni 2015 12.16 delete

Waaaaah....ternyata kisah kita sama ya mak. Bela-belain nyari komik sama sampai naksir dengan tokoh cowoknya. Toss lah kalau begitu mbak, wkwwkwk

Reply
avatar
27 Juni 2015 12.22 delete

Aku gak hapal nama-nama pengarang komik. Pas baca Fujiko F Fujio, aku googling dulu mas Yan. Eh ternyataaaa... itu pengarang Ninja Hattori *tepok jidat :ng

Reply
avatar
27 Juni 2015 12.24 delete

yang di belakang UIN, saya pernah juga je situ Nufus, yang di Lambhuk juga pernah. tapi memang udah lupa namanya, hahaa.. Nama penyewan bacaan yang masih ingat ada dua; abdya dan Desperado, soalnya paling sering sih ke situ, karena lengkaaaaap :D
Misteri kadang suka baca juga :D

Reply
avatar
27 Juni 2015 12.25 delete

Wa iya mbak zulfa, mungkin bisa dimulai dari baca komik dulu kali ya biar anak-anak suka membaca :D

Reply
avatar
27 Juni 2015 12.26 delete

Iya Ila, jamanku jaman bacaan komik jadul =D

Reply
avatar
Dony Peruardi
AUTHOR
27 Juni 2015 12.58 delete

kalau gue lebih suka animenya kak :D

Reply
avatar
Dony Peruardi
AUTHOR
27 Juni 2015 12.58 delete Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
avatar
27 Juni 2015 13.02 delete

Kalau bicara tentang Komik saya malah ingatnya komik lokal karya Jan Mintaraga duluuu banget saya kan generasi 90-an hee. Kalau komik Jepang saya suka Shin Chan hihihi

Reply
avatar
Inda Chakim
AUTHOR
27 Juni 2015 23.37 delete

Sama mbak..aku jg pecinta komik, sisa uang jajan bwt nyewa komik, hahaha..skrg lg ngikutin komik online naruto gaiden....

Reply
avatar
27 Juni 2015 23.44 delete

Aku enggak suka baca komik. Pasti ketiduran ><

Reply
avatar
28 Juni 2015 01.34 delete

Komik yang difilmkan maksudnya ya. Wah, kalau itu aku juga suka :D

Reply
avatar
28 Juni 2015 01.36 delete

Aku kalau komik lokal jarang baca mbak, yang jarang itupun aku udah lupa dari pengarang siapa, hehee... Soalnya komik lokal ceritanya dominan tentang silat kan, dan aku kurang suka komik silat, xixiixiii
Wah, penggemar Shin Chan ternyata :D

Reply
avatar
28 Juni 2015 01.37 delete

Naruta gak pernah baca aku mbak :D

Reply
avatar
28 Juni 2015 01.38 delete

Wah, kasus langka ini, wkwkwkk...
Tapi ya nggak apa tho mbak, setiap orang punya selera masing-masing :D

Reply
avatar
Efi Fitriyyah
AUTHOR
28 Juni 2015 09.34 delete

Aku sih prefer novel, mak. Eh yg konsep nomic (novel n comic) lagi trending juga. Kalo komik aku lebih suka pinjem. Jaman sekolah + kuliah mana cukup jajan komik, hihihi. Makanya yg berseri kayak Dragon Ball atau Conan ga khatam wae. Kalo ga da duit bingung siapa yg bisa dipinjemin hihihi. Sekarang aja masih ga tau endingnya Sinichi Kudo itu kyak gimana.

Reply
avatar
Katerina. S
AUTHOR
28 Juni 2015 18.52 delete

Entah kenapa, sepertinya aku berbeda dari yang lain. Pernah baca komik, tapi nggak pernah beli komik, dan nggak pernah berburu komik :D Tapi aku kagum pada orang2 yang membuat komik. Hebat menurutku :)

Reply
avatar
28 Juni 2015 22.28 delete

Aku juga punya judul komik yang endingnya kayak gimana mbak. Topeng Kaca, aku nggak habis bacanya. Trus, komik terbaru dari pengarang Korea, ada yang judulnya Princess, itu aku juga belum tau endingnya krn komiknya sendiri memang belum tamat :D

Reply
avatar
28 Juni 2015 22.30 delete

Aku juga nggak beli mbak. Aku berburu cuma untuk menyewa aja, wkwkwk
Aku kalo beli, cuma novel aja, itupun kalo pilih-pilh. Kalo novel bagus, pasti kubeli :D

Reply
avatar
suria riza
AUTHOR
29 Juni 2015 01.30 delete

Isssssssssshhh bener banget...komik sekarang itu porn...-___-
aku suka komik sangat-sangat suka komik..kalo novel malah nggak pernah beli ...kecuali cerita lucu:v

Reply
avatar
29 Juni 2015 10.23 delete

Iya :) yang terkenal emang Doraemon. Padahal banyak komik lainnya yang keren. 21 emon, Ninja Hatori, Esper Mami, Bakeru Kun, dsb dsb :)

Reply
avatar
Windi Teguh
AUTHOR
29 Juni 2015 16.16 delete

Aku pembaca hikaru no go, conan,kindaichi,trus yg ceweknya siluman srigala itu lupa namanya, popcorn,aduuuh apa lagi yaa. Byk bgt kayaknya.kalo nyewa bisa setumpuk setumpuk :)

Reply
avatar
30 Juni 2015 00.47 delete

Aku malah kebalik, lebih suka beli novel. Komik mah sewa aja, hahahaaa

Reply
avatar
30 Juni 2015 00.48 delete

Iyaaaah...makanya mending sewa aja yak. gak bikin numpuk di rumah :D

Reply
avatar
1 Juli 2015 14.41 delete

Kalo di jakarta sekarang, kira2 masih ada ngak sech yg nyewain komik gitu ??? kayak nya sudah tergilas ama komik online ye

Reply
avatar
1 Juli 2015 17.31 delete

Iya yak, sekarang apa-apa sudah berpindah media yak, jadi online :D

Reply
avatar
8 Juli 2015 21.34 delete

Tossssss.... sesama pecinta Candy Candy. Nangis bombay deh kenapa oh kenapa Candy gak jadian ama Terry ajah.... *protes sama penulisnya* hihihi. ira

Reply
avatar
9 Juli 2015 02.32 delete

Ini sama kayak diriku mbak. Kalo tokohku gak jadian sama tokoh cowo idola, berasa diri patah hati, hahahaa *absurd yak :D

Reply
avatar

My Instgram